mashendra.com

mashendra.com

Tempat berbagi tips seputar dunia blogging, update teknologi, dan ragam cerita pengalaman menarik bersama mashendra.com.

Chat
Chat with us
8 feb 2026

Cara Agar Artikel Tidak Terlihat Copy Paste di Mata Google

5 min

Cara Agar Artikel Tidak Terlihat Copy Paste di Mata Google

Pernah nggak sih kamu merasa takut saat mau publish artikel?

Takut dibilang copy paste.

Takut dianggap plagiat.

Takut artikel kita mirip banget sama blog lain.

Jujur, dulu saya juga begitu.

Saya sering baca 4–5 artikel tentang topik yang sama. Niatnya biar dapat referensi. Tapi ujung-ujungnya malah bingung sendiri. Mau mulai dari mana? Takut strukturnya sama. Takut bahasanya mirip. Takut terlihat tidak original.

Padahal kita nggak niat plagiat.

Cuma belum tahu saja cara menulis artikel di blogger supaya tetap terlihat unik dan punya ciri khas sendiri.

Nah, di artikel ini saya mau berbagi pengalaman dan insight tentang cara agar tidak plagiarisme dan bagaimana membuat artikel original yang tetap enak dibaca dan disukai Google.

Kenapa Artikel Bisa Terlihat Copy Paste?

Sebelum bahas cara menulis artikel unik, kita harus paham dulu akar masalahnya.

Karena sering kali kita merasa sudah parafrase, tapi tetap saja terasa mirip.

Kenapa bisa begitu?

1. Struktur Terlalu Mirip dengan Sumber

Ini yang paling sering terjadi.

Misalnya artikel sumber membahas:

Pengertian → Manfaat → Cara → Kesimpulan

Lalu kita pakai susunan yang sama persis.

Walaupun kata-katanya beda, polanya sama. Google itu pintar. Pola yang terlalu identik bisa terbaca sebagai konten yang tidak fresh.

2. Urutan Pembahasan Sama Persis

Kadang bukan cuma struktur, tapi juga urutan poinnya sama.

Contohnya:

1. A

2. B

3. C

Kita juga tulis:

1. A

2. B

3. C

Hanya diganti kalimatnya saja.

Ini namanya parafrase kasar. Bukan artikel original.

3. Tidak Ada Sudut Pandang Pribadi

Ini penting banget.

Kalau tulisan hanya berisi definisi umum yang semua orang tulis, ya wajar terasa generik.

Artikel yang tidak punya pengalaman, opini, atau insight pribadi biasanya terasa “robotik”.

4. Hanya Mengganti Kata

Banyak blogger pemula berpikir:

“Asal beda kata, aman.”

Padahal belum tentu.

Mengganti “penting” jadi “krusial”, “cara” jadi “metode”, itu bukan cara agar tidak plagiarisme yang benar.

Karena inti idenya tetap sama.

Cara Menulis Artikel di Blogger Supaya Tidak Terlihat Copy Paste

Nah sekarang masuk ke bagian inti.

Ini beberapa cara menulis artikel unik yang biasa saya terapkan sendiri.

1. Pahami Dulu, Jangan Langsung Tulis Ulang

Ini kesalahan saya dulu.

Baca satu paragraf → langsung tulis ulang.

Akhirnya ya mirip.

Sekarang saya lakukan cara berbeda:

Baca beberapa sumber → pahami intinya → tutup semua tab → baru mulai menulis.

Dengan cara ini, kita tidak lagi “menyalin”, tapi menjelaskan ulang berdasarkan pemahaman sendiri.

Hasilnya jauh lebih natural.

2. Gunakan Sudut Pandang Pribadi

Google sekarang lebih suka konten berbasis pengalaman.

Bukan cuma teori.

Misalnya saat membahas cara menulis artikel di blogger, kamu bisa tambahkan:

  • Pengalaman pertama kali nulis artikel
  • Kesalahan yang pernah kamu lakukan
  • Studi kasus kecil dari blog kamu sendiri

Contoh sederhana:

Dulu saya sering terlalu fokus ke jumlah kata, sampai lupa menulis dengan gaya sendiri. Akhirnya artikelnya panjang tapi terasa hambar.

Kalimat seperti itu bikin artikel kamu beda dari yang lain.

Karena itu pengalaman kamu.

3. Ubah Struktur Pembahasan

Jangan terpaku dengan susunan artikel lain.

Kalau kebanyakan artikel mulai dari definisi, kamu bisa mulai dari masalah dulu.

Contoh:

Alih-alih mulai dengan:

“Apa itu artikel original?”

Kamu bisa mulai dengan:

“Kenapa banyak blogger gagal ranking walaupun sudah rajin posting?”

Itu sudah membuat alur tulisan berbeda.

Struktur yang berbeda = artikel terasa fresh.

4. Tambahkan Contoh Konkret

Ini salah satu cara menulis artikel unik yang jarang dilakukan pemula.

Tambahkan contoh sebelum dan sesudah.

Contoh:

Versi umum:

“Menulis artikel original itu penting agar tidak terkena penalti Google.”

Versi dengan contoh:

“Bayangkan kamu copy paste artikel orang lain, lalu tiba-tiba trafik turun drastis. Itu bukan kebetulan. Google bisa mendeteksi pola konten duplikat.”

Contoh membuat tulisan lebih hidup.

Dan jelas berbeda dari artikel yang hanya teori.

5. Gunakan Gaya Bahasa Khas Kamu

Setiap blogger punya karakter.

Ada yang formal.

Ada yang santai.

Ada yang storytelling.

Kalau blog kamu santai, ya pakai gaya ngobrol.

Itu sudah jadi pembeda.

Cara menulis artikel di blogger yang paling kuat sebenarnya bukan soal teknik, tapi soal konsistensi gaya.

Kalau kamu menulis seperti sedang bicara dengan teman, itu sulit ditiru orang lain.

Karena itu suara kamu sendiri.

6. Gabungkan Beberapa Referensi, Jangan Hanya Satu

Banyak blogger hanya mengandalkan satu sumber.

Akhirnya artikel terasa seperti versi edit dari artikel itu saja.

Coba baca minimal 3–5 referensi.

Ambil inti masing-masing.

Lalu gabungkan dengan pemahaman dan opini kamu.

Ini cara agar tidak plagiarisme yang jauh lebih aman dan natural.

7. Tambahkan Insight Tambahan yang Jarang Dibahas

Ini level berikutnya.

Copy paste bukan cuma soal kata.

Tapi soal pola pikir.

Kalau pola pikir kita masih “bagaimana caranya mirip tapi aman?”, maka hasilnya tetap terasa mirip.

Ubah pola pikir jadi:

“Apa yang bisa saya tambahkan supaya lebih lengkap?”

Misalnya:

Banyak artikel membahas teknik parafrase.

Tapi jarang yang membahas bahwa artikel original itu soal keberanian berpikir sendiri.

Insight seperti ini membuat tulisan kamu punya kedalaman.

8. Fokus ke Nilai, Bukan Sekadar Lolos Plagiarisme

Kadang kita terlalu fokus ke tools cek plagiarisme.

Kalau kamu ingin mengecek tingkat kemiripan tulisan, kamu bisa menggunakan tools seperti Grammarly Plagiarism Checker, SmallSEOTools, atau Duplichecker untuk memastikan artikel tetap aman.

Padahal Google tidak hanya melihat persentase kemiripan.

Google melihat nilai konten.

Apakah membantu?

Apakah informatif?

Apakah ada pengalaman nyata?

Kalau kamu fokus ke value, artikel original akan terbentuk dengan sendirinya.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Blogger Pemula

Supaya makin lengkap, ini beberapa kesalahan yang sering terjadi.

Terlalu Bergantung pada Satu Sumber

Ini bikin artikel sangat mirip.

Minimal baca beberapa referensi.

Menggunakan Tools Spinner

Tools spinner memang mengubah kata.

Tapi hasilnya sering aneh dan tidak natural.

Artikel jadi terasa seperti ditulis robot.

Kalau tujuan kamu membangun blog jangka panjang, hindari cara instan seperti ini.

Takut Menulis Versi Sendiri

Banyak yang berpikir:

“Takut salah.”

Padahal blog itu bukan skripsi.

Selama kamu tidak menyebarkan informasi keliru, kamu bebas menyampaikan dengan gaya sendiri.

Tidak Berani Beda

Kadang kita merasa harus sama seperti blog besar.

Padahal justru yang bikin blog berkembang adalah keunikan.

Berani beda itu penting.

Kesimpulan: Artikel Original Itu Soal Cara Berpikir

Pada akhirnya, cara menulis artikel unik bukan soal pintar merangkai sinonim.

Bukan juga soal lolos tools plagiarisme.

Tapi soal keberanian berpikir sendiri.

Kalau kamu memahami topik dengan baik…

Kalau kamu berani menambahkan pengalaman pribadi…

Kalau kamu tidak hanya mengganti kata, tapi benar-benar menyusun ulang dengan sudut pandang sendiri…

Maka artikel kamu akan terasa hidup.

Dan yang paling penting, tidak akan terlihat copy paste di mata Google.

Menulis artikel original memang butuh latihan.

Tapi semakin sering kamu menulis, semakin terasa mudah.

Jadi mulai sekarang, jangan takut lagi.

Tulis dengan gaya kamu.

Tambahkan pengalaman kamu.

Bangun suara khas kamu.

Karena selama kamu memahami topik dan berani menambahkan sudut pandang sendiri, artikel kamu tidak akan terasa copy paste.

Dan itu fondasi penting kalau kamu ingin serius belajar cara menulis artikel di blogger untuk jangka panjang.

Udahlah, sudah panjang pembahasan ini. Kalau mau lanjud bikinkan copi dulu!